Berita Nasional
Satpol PP Kab. Kediri dan Polres Kediri Seakan Tutup Mata dan Tidak Ada Tindakan Penutupan, Terhadap Classic Spa Yang Diduga Melayani Pijat Plus-plus
Berita Patroli Kediri – Belum adanya tindakan tegas dari Polsek Gurah dan Satpol PP terhadap pengusaha Panti Pijat yang masih bandel buka di masa pandemi Covid-19 dan seakan-akan tutup mata di wilayah hukumnya. Classic Spa yang diduga tidak memiliki ijin ini masih nekat meskipun pernah ditutup di wilayah Kota Kediri.
Diduga prostitusi berkedok panti pijat Classic Spa buka kembali di Jl. Raya Kediri-Pare Ngrancangan Gurah Kab. Kediri ini lagi-lagi membuat resah warga sekitar, pasalnya karyawati classic rata-rata perempuan muda dan cantik menjadi pancingan untuk memikat para lelaki untuk singgah dan di pijat dengan layanan extra. Membuat khawatir Ibu-ibu yang berada di sekitar lingkup Panti Pijat tersebut.
Menurut Ibu “S” Rabu 03/03/2021 yang tidak mau disebutkan namanya berkeluh kesah disebuah warung “laiya itu panti pijat kok mencurigakan, pegawainya cantik muda-muda, bikin suamiku lirak lirik, itu betul cuman buat pijat saja apa ada layanan plus-plusnya ya, dengar-dengar dulu di Tosaren dan pernah ditutup oleh satpol pp, trus sekarang kok buka disini ya, terus siapa ya yang memberi ijinnya” Keluhnya disebuah warung depan Classic Spa.
Dari hasil penelusuran tim investigasi berita patroli Panti pijat Classic Spa ini diduga juga menawarkan paket plus-plus. Masing-masing memiliki tarif yang bervariasi. Mulai 45 Menit: Relaksasi + tradisional pesan Rp 250.000, -ribu 60 Menit: pesan tubuh penuh + Relaksasi Rp 300.000, – 90 Menit Rp 550.000, -.
Panti pijat sekaligus menjadi kedok untuk memberikan layanan plus-plus. Setelah tamu memilih paket serta terapisnya, kasir lalu memanggil terapis yang dipilih tamu. Selanjutnya, layanan pijat dan plus dilakukan di dalam kamar.
Tim Investigasi Berita Patroli mencoba menggali informasi, ternyata panti pijat Classic Spa ini sudah berjalan kurang lebih 2 tahun. Saat tim bertanya ke Salah satu pekerja Office Boy- (OB) mengatakan ke media “kalau hari ini masih sepi, tidak seperti hari biasa. Mungkin masih pandemi Corona atau Covid 19 ini pelanggan jadi agak berkurang mas, karyawan juga baru-baru mas, silahkan lihat di dalam mas” Jelasnya kepada Tim Investigasi Berita Patroli.
Pemilik panti pijat yang diketahui bernama Wendy alias Monic, sapaan akrabnya saat di konfirmasi melaluu WhatsApp, enggan berkomentar dan di WhatsApp pun tidak membalas. Sampai berita ini di muat Berita Patroli pemilik Panti pijat / Classic Spa tidak merespons.(bud)















