Berita Nasional
Permasalahan Jalan, Jadi PR Pemerintah Kabupaten Kediri
Kediri,Berita Patroli
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana yang akrab disapa Mas Dhito atau Mas Bup Dhito minta satuan kerja (Satker) di pemerintahannya untuk menghilangkan ego sektoral dalam menangani pembangunan jalan.
Mas Bup Dhito, mengingatkan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang harus bisa berkoordinasi dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) dalam menangani pekerjaan jalan.
Mas Bup Dhito tidak ingin pengerjaan jalan tak diimbangi adanya Penerangan Jalan Umum (PJU) yang penanganannya di bawah Dinas Perkim. Sebab, selain persoalan jalan, penerangan yang minim dinilai rawan mengakibatkan risiko kecelakaan cukup besar.
“Perlu dipahami betul, hilangkan ego sektoral. Percuma kalau jalannya sudah mulus, sudah bagus tapi tidak ada lampunya. Maka akan sia-sia juga,” tegasnya.
Mas Bup Dhito mengaku prihatin dengan kondisi jalan di Kabupaten Kediri yang masih banyak mengalami kerusakan. Diakuinya, selama tiga bulan terakhir banyak keluhan dari masyarakat yang masuk Hallo Mas Bup terkait kerusakan jalan.
“Terus terang kalau saya melihat kondisi jalan, saat ini aduan masyarakat itu di titik puncak – puncaknya. Tiga bulanan ini, titik puncak masyarakat mengeluhkan masalah jalan,”tuturnya.
Mas Bup juga menceritakan, ketika melakukan kunjungan ke daerah, seringkali di perjalanan sopir pribadinya berbelok mencari jalan lain karena ingin menghindari jalan yang rusak.
Namun begitu, dengan menghindar Mas Bup Dhito menyadari tidak akan mengetahui langsung tingkat kerusakan jalan yang ada di daerah.
“Itu enam bulan lalu, saya bilang mulai hari ini saya mau melewati jalan yang rusak dan jalan yang rusak itu, rusak betul memang,” tambah Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.
Menyikapi kebijakan pemerintah pusat yang memperbolehkan mudik lebaran tahun 2022 ini, Mas Bup
meminta ruas jalan yang mengalami kerusakan untuk segera dilakukan perbaikan. Diakui, ada beberapa titik ruas jalan yang saat ini tengah fokus untuk segera dilakukan perbaikan.
Titik perbaikan itu meliputi daerah Sidomulyo, Kecamatan Semen yakni jalur Banjarmlati-Mojo, kemudian daerah Desa Ngino Kecamatan Plemahan yakni jalur Bogo-Kunjang.
Selanjutnya, ruas jalan sekitar Bundaran Wates, yakni jalur Wates-Bedali. Kerusakan ruas jalan itu diakui banyak mendapatkan aduan baik melalui media sosial maupun aplikasi Halo Mas Bup.
“Tiga titik ini kita fokuskan selesaikan kalau bisa sebelum lebaran nanti,” ucap Bupati Kediri Hanindhito.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri Irwan Chandra mengatakan, bahwa menghadapi mudik lebaran perbaikan ruas jalan pada lokasi sebagaimana disebutkan Mas Dhito itu bersifat sementara.
Sebab, semua paket pekerjaan perbaikan secara menyeluruh saat ini tengah dalam proses tender dan proses pengerjaan baru terlaksana setelah lebaran.
“Kita lakukan penambalan dulu sementara, nanti setelah lebaran baru dilakukan perbaikan total,” tuturnya, Selasa (5/4).
Irwan menambahkan, beberapa lokasi pengerjaan yang akan dilakukan pasca lebaran itu, terkait peningkatan jalan kabupaten termasuk untuk jalan akses bandara dan jalur tambang dengan anggaran Rp 18,2 miliar.
Kemudian pemeliharaan berkala jalan dengan anggaran Rp 35,6 miliar dan pembangunan jalan kabupaten dengan anggaran Rp 6,7 miliar.
“Untuk pembangunan jalan ini, jalan yang dulunya masih tanah kita bangun,” bebernya.















