Connect with us

Berita Patroli

Berita Nasional

Mbulan Ndadari – Bedah Buku “Antuk Amanah Bupati Magetan” di Tulis Dalam Bahasa Jawa.

Magetan Berita Patroli – Mbulan Dadari digelar di Pendopo Surya Graha kali ini dalam Episode ke – 9, yang diinisiasi oleh Dinas Arpus Kabupaten Magetan. Bedah buku Bupati yang bertajuk “Antuk Amanah Bupati Magetan” bersama tiga nara sumber pegiat literasi budaya daerah, diantaranya Narko Sodrun Budiman, Sutejo dan Tulus Setiadji, pada Sabtu (21/1/2022).

Bupati Magetan Suprawoto Menyampaikan, Jlid buku kali ini ditulis saat beliau dalam masa pemulihan dari cidera ringan disebabkan Olah Raga, beliau manfaatkan waktu luang itu untuk membuat karya tulis yang menjadi kegemaranya dan dikemas dalam jilid buku yang nantinya akan di bagikan di sekolah-sekolah.

Menurut Suprawoto, para pemimpin bangsa terdahulu seperti bung Karno, bung Hatta, juga bung Yamin dan yang lainya mereka juga membiasakan diri untuk menulis apa yang ada dalam pikirannya yang menjadi gagasan-gagasan dan hampir semuanya ditulis.

 

“Dan kebiasaan intelektual itu terus di lakukan oleh para pemimpin terdahulu, yang karyanya masih bisa kita baca dan dipelajari hingga sekarang ini dan itu sangat luar biasa sekali,” tutur Suprawoto.

Demikian juga dengan sejarah perjalanan menjabat sebagai Bupati di Magetan, Suprawoto menyebut telah menulis sejarahnya dengan apa adanya atau disebut “lakuning urip” ( perjalanan hidup) tetapi juga ada yang dirahasiakan tidak ditulis dalam buku tersebut, tentunya hal ini harus difahami.

 

“Tulisan dalam karya buku tersebut seperti dalam hal, yang menjadi alasan mau menjadi Bupati, tentang Kebijakan yang harus diambil, juga bagaimana saya mengambil kebijakan seperti itu, semuanya saya tulis dalam buku ini dengan bahasa jawa,” jelasnya.

Karya dalam penulisan bahasa Jawa tersebut karena mengingat kita ini adalah orang jawa, jadi kita harus membiasakan diri memakai bahasa Jawa yang harus kita turunkan ke generasi anak-anak kita, jangan sampai kita kehilangan identitas diri kita sebagai orang jawa.

Atas penulisan karya buku dalam bahasa Jawa tersebut Bupati Suprawoto katakan, telah mendapatkan anugerah penghargaan rekor Muri dua kali secara pribadi, auto biografi pertama dalam bahasa Jawa dan Bupati yang menulis dua bahasa terlama di media massa.

“Kita harus menulis yang agak unik yang orang lain tidak lakukan, maka dari itu pada karya tulis buku khusus yang berjudul “dalane uripku” yang baru di terbitkan akan di bagikan di sekolah-sekolah dalam muatan bahasa lokal bahasa jawa, agar generasi kita tidak kehilangan identitasnya sebagai orang jawa dan tetap menggunakan bahasa Jawa,” tutupnya.

Pada pagelaran Mbulan Ndadari kali ini Bupati Magetan Suprawoto juga menyerahkan penghargaan kepada Suripto, sang pencipta lagu Magetan Kumandang, karena setelah Suripto menciptakan lagu tersebut sampai saat ini belum ada yang memberi penghargaan. * @pria/jgt-88.

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Berita Nasional

To Top