Berita Nasional
Akses Jembatan Dua Kabupaten (Kediri – Tulungagung) Segera Dibangun
Kediri,beritapatroli
Bupati Kediri Hanindito Himawan Pramana meminta pembangunan jembatan Ngadi di Desa Ngadi Kecamatan Mojo dibangun tahun ini dan harus selesai akhir tahun 2022 ini, sehingga bisa tepat waktu.
Permintaan Bupati Kediri Hanindito Himawan Pramana yang akrab disapa Mas Dhito atau Mas Bup Dhito ini ditindaklanjuti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri dengan bertahap di pertengahan April ini mempersiapkan material bangunan yang ada.
Sementara itu, Ir Irwan Chandra Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri ditemui di ruangannya menjelaskan, anggaran senilai Rp 10 miliar Jembatan Ngadi di Desa Ngadi Kecamatan Mojo akan dibangun setelah lebaran atau bulan Mei.
Butuh waktu delapan bulan dan sesuai jadwal tidak akan molor. Sedangkan Jembatan darurat ini akan dikembalikan ke Pemprov Jatim.
“Karena jembatan bailey ini pinjaman dari pemprov dan akan kita kembalikan. Sesuai dengan arahan Mas Bup Dhito pembangunan jembatan Ngadi segera kita lakukan setelah lebaran. Butuh waktu delapan bulan untuk bangun jembatan Ngadi,” katanya. Kamis (7/4).
Ditambahkan Irwan, perlunya jembatan ini segera dibangun karena untuk kepentingan dan kebutuhan transportasi yang menghubungkan Kediri-Tulungagung melalui wilayah Kecamatan Mojo.
Sudah lima tahun transportasi dua arah ini tersendat dan kendaraan harus giliran melintas dengan pengaturan buka tutup.
Sementara Suliyono (45) warga Kecamatan Mojo mengaku senang dengan dibangunya jembatan Ngadi. Karena tranpotasi antar dua Kabupaten bisa lancar kembali dan kendaraan bertonase besar bisa melintas. “Saya hanya meminta kepada pemerintah untuk membangun jembatan yang lebih kuat dan kokoh,” ucapnya.
“Dengan akan dibangunnya jembatan ini karena sudah lama warga memimpikannya. Harapan warga jembatan baru ini harus kuat dan bagus agar tidak mudah rusak dan roboh oleh air yang melintas dibawahnya saat musim hujan,”tukasnya.(gs)















