Berita Nasional
LSM GPI desak Polisi selidiki kwalitas Bangunan Gedung DPRD Blitar roboh pasca Gempa
Blitar Berita Patroli – Joko Prasetya ketua LSM GPI (Gerakan Pembaharuan Indonesia) Blitar mendesak aparat penegak hukum untuk menyelidiki kwalitas bangunan gedung DPRD Blitar yang roboh pasca gempa bumi 6,1 skala ricter beberapa waktu lalu.Akibat kerusakan ini atap gedung utama dan beberapa gedung lainnya roboh.Meski tidak ada korban jiwa, namun ada indikasi buruknya kwalitas bangunan gedung rakyat tersebut yang di bangun 6-7 tahun silam dengan habiskan anggaran puluhan milyar.
Dalam keterangannya, Joko P mendesak polisi untuk melakukan investigasi atas kerusakan gedung tersebut yang disinyalir menyalahi aturan, ada indikasi penyimpangan anggaran berawal pada proses lelang tender pembangunannya sebelumnya pada 2012,” saya mendesak polisi usut tuntas atas dugaan penyimpangan anggaran serta buruknya kwalitas bangunan yang ditengarai menyimpang RAB,” ujarnya.
Lebih lanjut Joko Prasetya menambahkan, agar polisi segera melakukan penyidikan lebih mendalam atas kerusakan dan kwalitas bangunan gedung milik rakyat Blitar ini,” pungkasnya.
Ditempat terpisah Kapolres Blitar AKBP Leonard Sinambela mengatakan, kerusakan gedung tersebut memang murni pasca adanya gempa bumi yang melanda wilayah pesisir selatan jawa timur, kami pro aktif melakukan tindakan lanjut jika ada aduan dari masyarakat, kami siap melangkah jika ada aduan dari Dewan, pemkab atau masyarakat, selanjutnya kita selidiki satu per satu,” ujar Kapolres.(ris/had)















