BREAKING NEWS
Dalam Acara bertajuk “Becoming”, Dua Seniman Muda Pamer Karya Lukis

Suasana dalam acara pameran “Becoming”, di Artspace, Artotel TS Suites Surabaya, Selasa (15/8/2023).
SURABAYA – Berita Patroli – Karya seni lukis bertajuk “Becoming” dari seniman Juju Sant dan Adriel Arizon, kini bisa dilihat di Artspace, Artotel TS Suites Surabaya, mulai Selasa (15/8/2023) hingga dua bulan ke depan.
Dalam acara ini, ada 13 lukisan mereka yang ditampilkan. Delapan di antaranya merupakan karya Adriel Arizon, seniman asal Jakarta. Adapun dalam karya watercolornya kali ini, identik dengan warna biru dan merah.
Mulai dari yang berjudul Painted Skin, Genuine Imitatition, White Beard, Down Force, Lapis Lazuli, Birthday Boy, Underwater, hingga 5 cm.
Di sela pameran, Adriel menceritakan terkait awal mula ia tertarik untuk terjun ke dunia seni. “Dari dulu saya suka menggambar tapi sempat khawatir untuk menjadi seniman. Sehingga diawal kuliah tahun pertama memilih arsitektur sebagai dasar pendidikan karena gelar tersebut dirasa lebih aman,” pungkasnya.
Selain itu, ada juga lima karya lain milik seniman asal Surabaya, Juju Sant, yang turut dipamerkan. Di sini Juju mengaku bahwa ia lebih tertarik pada konsep primata.
“Saya baru benar-benar fokus ke seni baru tahun kemarin. Awalnya sempat ragu, karena menilai keahlian di bidang realisme saya kok jauh dari teman-teman. Saya pun coba cari cara agar sesuatu bisa tersampaikan,” ungkapnya.
Dari situlah, Juju lantas mencoba mendalami dengan mencari referensi dari seniman-seniman lain, yang kemudian ia coba mengkombinasikannya. Alhasil ia merasa cocok dengan spesies primata yang dianggapnya paling dekat dengan manusia. Terlebih karena dirinya ingin lukisan yang ia buat mengandung sebuah cerita terkait keresahan dalam hidup.
Seperti lukisannya yang berjudul Liberosis, yang memiliki maksud adanya sebuah keinginan dalam diri tetapi kita lebih memilih untuk berdiam diri saja di tempat.
Adapun lukisan lain dari Juju, berjudul Untitled (tentative), Pointless Superpower, Blank, hingga An Empty Can, yang semuanya masih terkait dalam satu cerita.
“Secara garis besar lebih ke konsep yang bertentangan dengan diri sendiri. Gak semestinya kita fokus pada perjuangan kita masing-masing. Tapi untuk mencapai itu pasti ada fase-fase yang menentang. Hal itu lah yang saya ambil,” jelasnya.
Adanya pameran seni Becoming, Marcom Manager Artotel TS Suites Surabaya, Nabilla Humaira, mengaku senang dengan kolaborasi ini.
“Terlebih kita bisa bekerja sama dengan seniman-seniman muda yang inspiratif. Harapannya dengan adanya acara ini, banyak pengunjung yang memiliki ketertarikan pada seni,” ujarnya.
(Arinta/ Saiful/ Tommy)















