Connect with us

Berita Patroli

JATIM

Owner Wisata Kolam di Sampang Dipolisikan Karena Peristiwa Balita Tenggelam

Balita Tenggelam di Waterpark Sampang

SAMPANG, Berita patroli – Kasus balita 4 tahun tenggelam di wisata kolam di Kabupaten Sampang berlanjut ke ranah hukum. Keluarga balita tersebut memutuskan mempolisikan owner atau pemilik dari wisata kolam tersebut.

Ayah korban, H Suhan, didampingi kuasa hukumnya, H Bahri, membuat laporan kejadian balita meninggal akibat tenggelam itu ke Polres Sampang pada Selasa (4/7/2023). Bahri menjelaskan, pihaknya bersama keluarga korban telah mendatangi lokasi kejadian untuk melihat kondisi yang ada di sana.

Pihaknya juga telah memeriksa rekaman CCTV di lokasi kejadian. Setelah itu, katanya, H Suhan resmi membuat laporan ke polisi.

“Kami melihat langsung kondisi kolam yang tidak ada pagar pembatas antara kedalaman 60 cm dan 120 cm sehingga anak-anak menyebrang secara bebas dan tidak ada pantaun dari petugas,” terang Bahri.

Tidak hanya itu, kolam renang di sebelah barat tidak ada petugas yang standby, sehingga pengawasannya lemah. Terbukti adanya korban yang melintas tanpa ada pengawasan.

“Ini yang menjadi dasar laporan keluarga korban ke Polres Sampang,” imbuhnya

Kanit Tipikor Polres Sampang, Iptu Indarta mengatakan pihaknya telah menerima laporan dari orangtua balita yang meninggal akibat tenggelam di wisata kolam tersebut. Keluarga korban melaporkan pemilik tempat wisata kolam.

“Iya benar ada laporan, terlapornya owner wisata,” singkatnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, bocah perempuan inisial IS (4) asal Desa Kampong, Kecamatan Batu Marmar, Kabupaten Pamekasan, meninggal karena tenggalam di salah satu wisata di kawasan, Kabupaten Sampang, Jumat (30/6/2023) kemarin.

Kapolsek Sampang, AKP Tomo membenarkan kejadian tersebut dan menceritakan bahwa sebelumnya, korban bersama 5 orang rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB.

“Ya benar ada korban tenggelam kemarin sore kejadianya,” ujarnya, Sabtu (1/7/2023).

Tomo menjelaskan, dugaannya bahwa rombongan tersebut sengaja menempuh perjalanan dari Pamekasan ke Sampang, sejauh kurang lebih 40 Km, untuk berwisata di momen hari raya Iduladha. Namun siapa sangka, bahwa jika kebahagiaan itu berubah menjadi petaka.

“Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Mohammad Zyn, tapi nyawanya tidak tertolong,” pungkasnya.

(Red)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in JATIM

To Top