Berita Nasional
Bedah Rumah Tidak Layak Huni, Salah Satu Bentuk Program dan Perhatian Pemkab Sidoarjo
Sidoarjo,Berita Patroli – Bedah rumah, salah satu program Pemerintah Sidoarjo, untuk mengentas kemiskinan, ketika informasi yang diterima Pemkab Sidoarjo bahwa ada warga yang bertempat tinggal kurang layak huni di Dusun Kembangrame Desa Terung Kulon Kecamatan Krian, antusias perhatian dari pemerintah daerah turun ke lokasi, untuk melihat kondisi yang sebenarnya. Pemkab Sidoarjopun segera memberikan bantuan untuk segera ditanganinya. Wabup Sidoarjo H. Subandi, S.H bersama Baznas Kabupaten Sidoarjo sidak kembali dan blusukan kepada warga masyarakat yang tidak mampu, di dusun kembangsore RT 2/RW 2 Desa Terungkulon Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo, Selasa (28/2/23) . “Perehaban rumah Suwandi diduga konon sempat viral di medsos agar pemugaran dan permintaan rehab bedah rumah miliknya agar segera teratasi. Suwandi yang kerjaannya berjualan burung serta warung kopi kecil kecilan di dalam rumahnya saat ini.
Rumah Suwandi dengan ukuran 4×8 m2 data lahan tanah milik pribadi, tetapi data lahan suratnya belum masuk kategori pendaftaran program PTSL ke Pemdes Terungkulon Kecamatan Krian. Rintihan keluarga Suwandi di dengarkan oleh Pemkab Sidoarjo/Wakil Bupati Sidoarjo H. Subandi. Hadir Camat Krian Fauzy mendampingi Wabup Sidoarjo, Kades Terungkulon Sugiyarno, dan Sekdes Terungkulon Nur Syamsi, personil Satpol PP Kecamatan atau Kabupaten. Di dalam Sidak kunjungan kerja Wakil Bupati Sidoarjo H. Subandi peduli terhadap warga masyarakat yang kurang mampu dan peduli sekali terhadap warga miskin yang membutuhkan uluran tangan pemerintah daerah.
Masih disampaikan Wabup Sidoarjo H. Subandi kepada awak media, pemerintah daerah hari ini juga bagikan lima paket bansos sembako dari Baznas Kabupaten Sidoarjo. Bedah rumah milik bapak Suwandi akan segera kita laksanakan dari Pemkab Sidoarjo, kelengkapan administrasi segera teratasi oleh tim Baznas Kabupaten Sidoarjo, apabila kelengkapan administrasi sudah masuk kriteria segera kita rehab, bantuan akomodasi sebesar Rp 20.000.000 pun juga akan pasti segera diluncurkan. Dan bagi pak Camat, pak Kades atau siapapun masyarakat bila melaporkan tentang perihal warga masyarakat yang membutuhkan uluran tangan pemerintah daerah, kami sebagai wakil pimpinan daerah terus mensuport dan memberi dukungan warga masyarakat yang memerlukan bantuan,” pungkas H.Subandi. (red)















