Connect with us

Berita Patroli

Berita Nasional

Pria Pasuruan Nekat Ajak Pacar Nyolong Motor di 8 TKP, Mesra saat Beraksi Keliling Gang Sempit

Surabaya, Berita patroli – Kelakuan Taufiq (25), memang tidak patut dicontoh sebagai figur pria yang pantas dijadikan pacar.

Pemuda asal Pasuruan itu, nekat mengajak Saniyah (30), pasangannya mencuri motor.

Berdasarkan, catatan pendidik, duo sejoli itu kerap beraksi mencuri motor di kawasan permukiman padat di Kota Malang.

Modusnya, keduanya berboncengan motor secara mesra laiknya pasangan suami istri.

Kemudian, berkeliling ke sejumlah permukiman padat dan gang sempit.

Lantaran keduanya merupakan pasangan laki-laki dan perempuan, yang tentunya mudah diasosiasikan oleh warga sebagai pasangan suami istri atau sejoli yang berpacaran.

Sehingga keberadaan mereka yang acap berkeliling di sejumlah daerah permukiman padat, tak lantas memantik kecurigaan warga. Setelah berhasil menemukan motor sasarannyaKeduanya, langsung membagi tugas dalam mencuri motor. Saniyah akan mengambil alih motor sarana aksinya itu.Sedangkan, Taufiq yang bertindak sebagai eksekutor pencurian motor, membawa kabur motor curiannya.

“Dia akan pastikan keadaan lingkungan sepi, lalu dipetik. Menggunakan kunci T,” ujar Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Lintar Mahardhono, di Mapolda Jatim, Jumat (18/11/2022).

Ternyata, dengan modus tersebut, Lintar menambahkan, keduanya mengaku, telah berhasil mencuri motor di delapan tempat kejadian perkara (TKP) kawasan Kota Malang.

Pelaku laki-laki dan perempuan ini, pengakuannya 8 TKP. Diduga mereka lebih banyak,” pungkasnya.

Sementara itu, tersangka Taufiq mengaku, dirinya dengan Saniyah baru satu tahun menjalani hubungan sebagai sepasang kekasih.

Selama ini, ia tidak pernah memaksa sang pacar untuk mengikutinya menjalankan aksi pencurian motor. Namun, Saniyah, atau sang pacarnya itu, tidak pernah menolak tatkala diajak berkeliling untuk mencari motor sasaran pencurian.

“Pacaran baru 1 tahun, iya saya ajak, enggak saya paksa. Iya (dia mau),” Setelah beraksi, Taufiq mengaku, akan menjualnya ke seorang penadah secara langsung atau utuh di Kabupaten Pasuruan.

Sebuah motor hasil curian, akan dijualnya dengan harga kisaran tiga juta rupiah.

Uang hasil menjual motor curiannya itu, akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

“Saya jualnya ke Pasuruan, sekitar tiga juta, iya buat kebutuhan hidup,” pungkas Taufiq. (red)

 

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Berita Nasional

To Top